artikel ini bukan buat pamer kekayaan. melainkan untuk kita merenung akan kekayaan yang kita punyai, namun kita lupa mensyukuri nya.
Di dalam ilmu ekonomi. manusia punya dua jenis asset yaitu:
1. tangible aset
aset yang dapat dihitung. aset ini lebih bersifat materi. Seperti: uang, proerty, mobil dan lain-lain
aset yang dapat dihitung. aset ini lebih bersifat materi. Seperti: uang, proerty, mobil dan lain-lain
2. itangible aset
aset yang tak dapat dihitung. tak dapat dihitung ini bukan berarti ga keitung melainkan bersifat batiniyah, seperti: teman, sehat, keluarga dan lain-lain
aset yang tak dapat dihitung. tak dapat dihitung ini bukan berarti ga keitung melainkan bersifat batiniyah, seperti: teman, sehat, keluarga dan lain-lain
kebanyakan orang kalau ngomongin kekayaan pasti lari2nya ke ‘tangible aset’. karena lebih mudah dilihat, sehingga mereka jarang bersyukur. Padahal banyak ‘itangible aset’ yang mereka punyai. tapi, mereka angurin dan tak syukuri
Biar lebih mudah mari kita analogikan ke kehidupan sehari-hari…,
ada dua keluarga, budi dan tono. budi adalah seorang pengusaha kaya yang mempunyai tabungan 5 triliun rupiah, 3 mobil ferari dan 4 rumah di kawasan real estate. tapi, dia hidup sendiri dan mengalami penyakit keras yang membuat dia harus bolak - balik rumah sakit.’
sedangkan, tono adalah guru sd di daerah yang pendapatannya pas- pasan. Tapi, dia memiliki istri yang selalu support dan 2 anak yang sholeh serta dikarunia kesehatan lahir dan batin.
sedangkan, tono adalah guru sd di daerah yang pendapatannya pas- pasan. Tapi, dia memiliki istri yang selalu support dan 2 anak yang sholeh serta dikarunia kesehatan lahir dan batin.
Dari cerita di atas dapat disimpulkan budi secara material jauh lebih kaya. namun, dia hidup sendiri dan memiliki penyakit yang ‘membelenggu’nya, sehingga dia sulit menikmati kekayaannya .
Dilain pihak tono memang mempunyai pendapatan yang pas2an. tapi, apakah banyak di dunia ini pasangan supportive? atau memiliki 2 anak yang sholeh secara sekaligus? ataupun di beri nikmat sehat dalam menjalani hari2 ?
Jadi, Seberapa Kayakah anda???